KULIAH PAKAR – PERAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN GIZI KELUARGA DI ERA GLOBALISASI 2025

      Komentar Dinonaktifkan pada KULIAH PAKAR – PERAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN GIZI KELUARGA DI ERA GLOBALISASI 2025

Prodi Gizi Insitut Kesehatan Helvetia
Tema: Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Ketahanan Gizi Keluarga di Era Globalisasi
Narasumber: Dr. Herta Masthalina, SKM, MPH

Dalam rangka memperkaya wawasan dan pengetahuan mahasiswa mengenai isu-isu terkini di bidang kesehatan, khususnya dalam hal gizi keluarga, Institut Kesehatan Helvetia menyelenggarakan Kuliah Pakar dengan mengusung tema “Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Ketahanan Gizi Keluarga di Era Globalisasi”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 26 Juli 2025 bertempat di AULA LT 4 , dan menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. Herta Masthalina, SKM, MPH. Beliau merupakan akademisi dan praktisi kesehatan masyarakat yang telah banyak terlibat dalam pengembangan program gizi dan pemanfaatan teknologi dalam intervensi kesehatan berbasis keluarga.

Dalam kuliah pakar ini, Dr. Herta Masthalina memaparkan bagaimana transformasi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ketahanan gizi keluarga, termasuk melalui pemanfaatan aplikasi mobile kesehatan, platform edukasi gizi daring, sistem informasi pangan, hingga penggunaan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi gizi yang kredibel dan mudah diakses.

Beliau juga menekankan bahwa di tengah arus globalisasi dan perubahan gaya hidup masyarakat, teknologi digital memiliki peran strategis dalam membantu keluarga memahami pentingnya asupan gizi seimbang, memantau status gizi anak, serta mengakses layanan konsultasi gizi secara online. Dengan teknologi, edukasi gizi tidak lagi terbatas pada fasilitas kesehatan, tetapi bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif.

Kuliah ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi, dosen, serta para tenaga kependidikan di lingkungan Institut Kesehatan Helvetia. yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen kampus dalam membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Sesi tanya jawab berlangsung aktif dan interaktif. Mahasiswa antusias mengajukan pertanyaan terkait tantangan implementasi teknologi di masyarakat, peran keluarga dalam adaptasi teknologi untuk edukasi gizi, serta bagaimana menilai kualitas informasi gizi yang beredar di internet.

Dengan terselenggaranya kuliah pakar ini, diharapkan mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia memiliki pemahaman yang lebih luas dan mendalam tentang peran teknologi digital dalam peningkatan status gizi masyarakat, serta termotivasi untuk turut berinovasi dalam pengembangan solusi digital yang berorientasi pada kesehatan keluarga.